Apa Itu DNS (Domain Name System)?

Last Updated 0 Comments

DNS memiliki peran penting ketika sedang mengakses sebuah alamat website. Pada halaman ini Anda akan menemukan penjelasan lebih detail mengenai DNS (Domain Name System).

dns

DNS merupakan singkatan dari Domain Name System. Istilah ini merujuk pada suatu sistem yang memiliki fungsi untuk merubah sebuah URL situs atau website sehingga menjadi IP Address. Jika tidak ada DNS, pengguna internet harus mengetik atau menulis IP Address dengan lengkap. Ketika ada satu saja yang terlewatkan, website internet tidak akan bisa dibuka.

Sehingga bisa dikatakan, DNS memiliki peran yang sangat penting. Terutama saat ingin membuka alamat website dan melakukan proses browsing di internet. Karena itu keberadaannya tidak boleh dipandang sebelah mata. Kemudian apabila ingin mengetahui secara lebih lengkap tentang apa itu DNS, berikut ini penjelasannya.

Pengertian DNS (Domain Name System)

DNS atau Domain Name System merupakan suatu sistem dengan peranan utama menghubungkan URL atau Uniform Resource Locator dengan IP Address atau Internet Protocol Address. Biasanya ketika ingin mengakses atau membuka internet, pengguna harus menuliskan IP Address terhadap alamat website yang akan dituju.

Metode ini seringkali dianggap merepotkan, karena harus setiap pemakai harus mempunyai semua daftar website yang yang ingin dibuka. Setelah itu dilanjutkan dengan pengetikan yang dilakukan secara manual.

Namun dengan adanya DNS, pekerjaan rumit ini akan menjadi lebih sederhana. Pengguna tinggal menuliskan nama domain saja, kemudian memasukannya ke Address Bar. Selanjutnya DNS akan langsung menerjemahkan domain yang dimaksud dalam IP Address.

Sebagai contohnya, jika ingin membuka dan mengakses situs Google, apabila tidak menggunakan DNS maka harus menulis dengan lengkap kodenya dalam bentuk susunan angka 172.217.0.142. Selain rumit, tentu juga tidak mudah diingat susunan kode angka tersebut. Namun sebaliknya jika memakai DNS, cukup menuliskan alamatnya saja yaitu https://google.com.

Fungsi dan Manfaat DNS

Melalui penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa secara garis besar DNS mempunyai tiga fungsi dan atau manfaat.

  • Sebagai media untuk meminta informasi lengkap terkait dengan IP Address pada suatu website menurut nama domainnya.
  • Sebagai media untuk meminta informasi lengkap terkait URL di suatu website sesuai IP Address yang digunakan atau dimasukan.
  • Sebagai alat untuk mencari dan menemukan server secara tepat dan nantinya dapat digunakan untuk mengirim email atau surat elektronik.

Cara Kerja DNS

Dalam menjalankan fungsinya, DNS akan bekerja melalui beberapa tahapan. Dibawah ini Anda akan menemukan beberapa istilah yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya, istilah tersebut akan menggambarkan bagaimana proses dan cara kerjanya.

1. DNS Query

DNS Query adalah sebuah istilah yang mengandung arti minta informasi tentang OP Address. Di tahapan ini, akan dimulai saat pengguna internet menuliskan alamat URL di Address Bar. Setelah itu DNS akan mencarikan informasinya dalam filehost. Jika tidak dapat ditemukan, akan dicarikan rekaman informasi yang biasanya tersimpan di sistem atau cache.

Sebelumnya harus diketahui, DNS Query ini terdiri dari tiga jenis. Pertama yaitu recursive DNS. Di sini, pengguna akan memberi hostname dan DNS resolver akan mengasih jawaban dan terdapat dua jawaban yang muncul. Pertama DNS memberi informasi yang relevan setelah menemukan di root server atau authotative name server. Kedua, browser memunculkan pesan error dan kejadian ini dikarenakan informasi yang dicari tidak ditemukan.

DNS Query kedua dinamakan iterative query. Setelah pengguna memberikan hostname, DNS akan mencarikan cache paling relevan dalam memori. Jika tidak ditemukan, akan dicarikan dalam root server atau authoritative name server terdekat dan paling cocok dengan DNS zone.

Berikutnya untuk DNS Query ketiga disebut non recursive query, berupa proses untuk menemukan informasi secara lebih cepat. Tipe yang satu ini tidak membutuhkan pencarian melalui root server atau authoritative name server. Hal ini disebabkan karena semua data yang akan dicari selalu ada di cache.

2. DNS Recursor Atau DNS Recursive Resolver

DNS recursor adalah tahapan berikutnya dari pencarian informasi. Saat pemakai telah memasukan URL, namun tidak menemukan hasilnya di cache, maka sistem langsung mencarikannya lagi pada cache di penyedia internet atau ISP (internet service provider).

3. Root Name Server

Pada tahapan berikutnya, jika informasi yang dicari tidak ditemukan juga, akan dilanjukan menuju pencarian lain melalui root name server. Perangkat ini berupa database yang akan memberi semua jawaban terkait IP Address dan nama domain dan jawabannya seringkali lebih tepat.

4. TLD Name Server

Selanjutnya melalui root name server, sistem langsung membacakan semua informasi yang ingin dicari dari urutan paling alat. Masing-masing TLD seperti .org, .com, .edu dan sebagainya selalu dilengkapi dengan server yang sifatnya lebih spesifik.

5. Authoritavire Name Server

Authoritavire name server selalu menyimpan segala jenis informasi secara lengkap, termasuk web atau situs yang ingin dituju. Jika permintaan informasi sudah sesuai menutur hasil, browser akan memunculkan halaman situs menurut permintaan pertama. Namun pencarian ini memiliki batasan waktu sehingga tidak bisa berlangsung terus menerus.

Sehingga pencarian akan selalu diulang agar dapat memperoleh informasi yang lebih up to date. Data informasi ini sendiri penyimpanannya berbentuk cache dalam device. Tujuannya adalah agar proses perjalanan query bisa berjalan lebih cepat.

Kesimpulan dan Kelebihan DNS

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulan bahwa DNS memiliki beberapa kelebihan. Diantaranya adalah memberi aneka kemudahan dalam melakukan berbagai kegiatan di internet. Selain itu DNS juga selalu konsisten dalam penggunaannya dan sangat mudah untuk dikonfigurasi. Misalnya jika terjadi perubahan IP Address, DNS tetap dapat digunakan dengan nama atau alamat domain yang sama.

Kelebihan lainnya, DNS sangat aman digunakan termasuk saat dipakai untuk mengirim email atau surat elektronik. Sistem kerjanya mampu mencegah pencurian data yang biasanya sering dilakukan oleh peretas dan pihak-pihak tidak bertanggungjawab lainnya.

Demikianlah penjelasan singkat tentang pengertian DNS, manfaat, sistem kerja dan kelebihannya. Secara garis besar, DNS dapat diartikan sebuah sebuah sitem yang akan memudahkan pengguna internet untuk melakukan berbagai kegiatan. Pengguna tersebut tidak perlu lagi mencatat apalagi mengingat alamat website dalam bentuk angka karena sudah diubah menjadi domain.

Belum Ada Komentar
Formulir Komentar
Bantu kami dalam menilai kualitas dari artikel atau panduan diatas.