Apa Itu Nameserver?

Last Updated 0 Comments

NS atau Nameserver memiliki peran penting untuk mengaitkan (menghubungkan) domain terhadap web hosting. Pada halaman ini Anda akan menemukan penjelasan lebih detail mengenai Nameserver, beserta dengan cara kerjanya.

nameserver

Bagi mereka yang menekuni dan terjun langsung dalam dunia IT (informasi teknologi) pasti sangat paham dengan istilah name server yang sering disingkat dengan sebutan NS. Meski demikian tidak semuanya mengerti secara lebih mendalam pengertian dari istilah ini. Terlebih lagi untuk mereka yang baru pertamakali masuk ke dunia tersebut dan masih awam.

Nameserver merupakan suatu server atau database. Di dalamnya tersimpan IP Address dan Domain Name. Nameserver atau NS ini biasanya memiliki server yang jumlahnya lebih dari satu. Seperti NS1, NS2, NS3 dan seterusnya. Pada umumnya server ini disebut sebagai Clustered DNSI Load Balancing DNS. Sedangkan DNS sendiri, merupakan singkatan dari Domain Name system.

Pengertian Nameserver

Sebelumnya perlu dipahami lebih dulu, DNS memiliki fungsi utama sebagai media penerjemah suatu domain agar bisa dijadikan IP atau Internet Protokol. Misalnya saat pengguna internet ingin menuliskan suatu alamat website media sosial https://www.facebook.com di dalam browser. Maka secara langsung dan otomatis, DNS langsung menggantinya dengan kode angka 157.2407.35.

Susunan atau kode angka seperti inilah yang disebut sebagai Internet Protokol atau IP. Jadi secara garis besar, DNS (Domain Name System) merupakan sebuah alat yang bisa dipakai untuk memudahkan pemakai internet ketika ingin membuka sebuah website. Dia tidak perlu pusing menghafalkan dan menulis IP-nya, melainkan cukup mengetikan saja tulisan https://www.facebook.com.

Kegiatan untuk mengetahui dan mencari IP Address dan alamat domain yang ada di Nameserver ini disebut Nameserver check. Nameserver ini bisa dijangkau dan diakses dari luar dengan sebuah peralatan khusus yang dinamakan Database Root Domain.

Selain itu ada istilah lain yang nilainya tidak kalah penting sehingga harus dipahami oleh praktisi IT, yaitu Fail Over NS. Arti dari penyebutan ini adalah sebuah permintaan dari Nameserver yang terjadi secara berlebihan. Kondisi seperti ini bisa mengakibatkan lalu lintas di DNS server semakin padat dan overload, sehingga mengakibatkan down terhadap komputer server.

Atas dasar kejadian inilah, kemudian tugas yang berlebihan tersebut dibagi-bagikan kepada NS2 dan seterusnya. Mereka memiliki peran sebagai alat cadangan dan back up, sehingga semua sistem tetap bisa berjalan dengan lancar.

Fungsi Dan Kegunaan Nameserver

Nameserver dan DNS menjadi unsur paling penting dalam layanan web hosting. Keduanya punya fungsi sebagai pembentuk sebuah situs atau website, sehingga bisa berjalan lancar dan tidak akan menimbulkan masalah bagi pengunjung atau penggunanya ketika dibuka di browser. Makin bagus sistem kerjanya, makin nyaman pula pemakainya.

Selain itu NS juga berperan untuk menjalankan identifikasi pemakai komputer dalam sebuah net atau jaringan yang sudah terhubung. Masing-masing perabot komputer yang telah dihubungan ke jaringan internet selalu memiliki IP yang tidak sama. Tujuan identifikasi tersebut adalah agar bisa tercipta sistem keamanan yang lebih sempurna.

Bukan itu saja, jika tidak mempunyai kelengkapan nameserver maupun DNS maka komputer dan perangkat lain misalnya smarphone juga tidak bisa membaca website atau alamat situs yang ditulis atau diketik di web browser. Perangkat tersebut hanya mampu menemukan situs dan website jika sudah berhasil menjalankan identifikasi IP Address website yang dimaksud.

Kemudian terkait dengan pemakaian surat elektronik atau email, maka Nameserver dan DNS juga punya peran yang sangat krusial. Misalnya ketika mail server menerima dan meneruskan sebuah email, maka DNS akan berperan sebagai penyedia data. Selanjutnya Nameserver checker berperan sebagai alat pengawas dan penyimpan data.

Kegunaan berikutnya dari Nameserver beserta DNS adalah untuk menemukan data-data yang ada di cache. Jadi saat pemakai komputer ingin membuka website yang pernah diakses, akan menjadi mudah dijalankan melalui data-data yang tersimpan di cache. Sehingga tugas DNS menjadi lebih ringan dan tidak menimbulkan beban terhadap kinerja komputer. Selain itu prosesnya juga makin cepat berjalan.

Cara Kerja Nameserver

Sistem kerja dari Nameserver bersama DNS dimulai dengan pengguna komputer yang berkunjung di sebuah situs atau website. Dia akan menuliskan nama domain pada browser, lalu DNS langsung melihat Nameserver melalui domain yang ditulis tersebut. Selanjutnya Nameserver tersebut akan dirubah menjadi NS1.yourhostdomain.com atau NS2.yourhostdomain.com dan seterusnya.

Masing-masing dari nameserver tersebut diberikan dan disediakan oleh pihak yang menyediakan layanan web hosting. Setelah Nameserver bisa terlihat, maka dalam waktu yang bersamaan NS ini langsung aktif.

Selanjutnya mesin browser akan memakai Nameserver yang sudah diaktifkan untuk melihat dan mengecek IP Address melalui nama domain. Setelah itu browser segera mendapatkan respon yang berbentuk kode matematik yang dalam bahasa komputer seringkali tertulis dalam wujud susunan angka.

Contohnya 22.231.113.64 melalui DNS yang sudah melakukan perubahan terhadap Nameserver NS1.yourhostdomain.com dalam bahasa komputer. Kemudian yang terakhir, Alamat IP Address yang sebelumnya berbentuk susunan angka 22.231.113.64 tersebut akan langsung muncul dalam halaman website.

Kesimpulan

Secara umum, penggunaan Nameserver beserta DNS memiliki tujuan khusus, yaitu memberikan aneka kemudahan dan kepraktisan bagi semua pengguna komputer, laptop maupun smartphone. Khususnya untuk mereka yang ingin menjalankan berbagai macam kegiatan atau pekerjaan yang hanya bisa diselesaikan secara online. Misalnya belanja online, browsing, melihat film streaming dan sebagainya.

Mempelajari segala hal yang berhubungan dengan pengertian Nameserver beserta kegunaan dan sistem kerjanya memang bukan merupakan sebuah kewajiban bagi semua orang. Karena tugas ini biasanya menjadi beban dan tanggung jawab dari penyedia layanan web hosting. Meski demikian tidak ada salahnya untuk mendalami pengetahuan semacam ini.

Karena bagaimanapun juga, setelah memahami segala hal yang ada kaitannya dengan Nameserver dan DNS, pasti membuat semua pekerjaan dan kegiatan menjadi lancar dan mudah dilaksanakan. Terlebih lagi mengingat bahwa keduanya sering digunakan di dunia pendidikan, bisnis, kegiatan blogging dan masih banyak lagi.

Belum Ada Komentar
Formulir Komentar
Bantu kami dalam menilai kualitas dari artikel atau panduan diatas.